5 Risiko yang Terkait dengan Kurang Tidur, Salah Satunya Gangguan Kognitif dan Pikiran

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 16 Mei 2023 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tidur. (Dok. Pixabay.com/manbob86 )

Ilustrasi Tidur. (Dok. Pixabay.com/manbob86 )

INDONESIARAYA.CO.ID – Kurangnya tidur secara teratur dapat memiliki dampak serius pada kesehatan seseorang.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berikut adalah lima risiko utama yang terkait dengan kurang tidur:

1. Gangguan kognitif dan pikiran

Kurang tidur dapat mempengaruhi fungsi otak, seperti konsentrasi, perhatian, dan kemampuan berpikir yang jelas.

Hal ini dapat mengganggu produktivitas di tempat kerja atau sekolah, serta meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan atau kesalahan.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Bukan Hanya Penyakit Hipertensi dan Jantung Koroner, Ini Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Tidur

2. Masalah kesehatan mental

Kurang tidur dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan dan depresi.

Selain itu, juga dapat meningkatkan risiko gangguan suasana hati, seperti mudah marah atau tersinggung.

3. Penyakit kardiovaskular

Kurang tidur yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Kurang tidur dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular dengan memengaruhi tekanan darah, kadar gula darah, dan peradangan dalam tubuh.

4. Penurunan kekebalan tubuh

Tidur yang cukup diperlukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat seseorang rentan terhadap infeksi, pilek, dan flu.

Selain itu, hal ini juga dapat melambatkan proses pemulihan saat seseorang sakit atau mengalami cedera.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

5. Penurunan kinerja fisik

Kurang tidur dapat mempengaruhi kinerja fisik seseorang, mengurangi stamina dan koordinasi.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Hal ini dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari, seperti olahraga atau tugas fisik lainnya, serta meningkatkan risiko cedera.

Perlu diingat bahwa kebutuhan tidur setiap individu dapat bervariasi, tetapi sebagian besar orang dewasa membutuhkan sekitar 7-9 jam tidur setiap malam untuk menjaga kesehatan yang optimal.

Jika Anda mengalami kesulitan tidur atau mengalami gangguan tidur yang berkelanjutan, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional guna mendapatkan bantuan yang tepat.***

Berita Terkait

Raih Promo Spesial KODAI DOOR di Indo Build Tech 2024: Pintu Baja Estetik dan Fungsional
Inilah 5 Jenis Tanaman yang Efektif Redakan Stres, Kecemasan, dan Depresi, Termasuk Melati
Lakukan Topup Game Dengan Mudah Disini!
Menyatukan Kata, Cerita, dan Ekspresi dengan Puisi Berantai 3 Orang
Tips Tips Menemukan Aksara Jawa Lengkap untuk Mempelajari Warisan Budaya
8 Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan, Salah Satunya Bisa Turunkan Kadar Gula dalam Darah
7 Artikel Menarik Seputar Emosi Marah, dari Faktor-faktor Penyebabnya hingga Cara Hadapi Orang Pemarah
Sudah Tahu Bahaya Bawa Ponsel Saat ke Toilet? Yuks Baca Artikel Penting Ini hingga Tuntas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 10:07 WIB

Insiden Penembakan Ayahnya Saat Sedang Kampanye di Butler Pennsylvania, Ivanka Trump Beri Respons

Selasa, 4 April 2023 - 15:57 WIB

Beijing Didesak Pemerintah Jepang Bebaskan Staf Astellas Pharma yang Ditahan di Tiongkok

Berita Terbaru