Naik Kelas Bersama Rumah BUMN, BRI Sukses Berdayakan Lebih dari 400 Ribu UMKM

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah BUMN menjadi salah satu program PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam pemberdayaan dan permodalan UMKM.
(Dok. BRI)

Rumah BUMN menjadi salah satu program PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam pemberdayaan dan permodalan UMKM. (Dok. BRI)

MALUKURAYA.COM – Dengan jumlah mencapai lebih dari 99,6% dari total pelaku usaha di Indonesia, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Oleh karenanya, UMKM akan terus didorong untuk naik kelas hingga go global dengan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Hal itu yang terus menjadi komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui berbagai macam program pemberdayaan dan permodalan UMKM salah satunya melalui Rumah BUMN.

Rumah BUMN merupakan inisiatif dari Kementerian BUMN dan Perusahaan BUMN untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM yang di dalamnya menjadi pusat literasi serta inkubasi bisnis.

Sejak pertama kali didirikan pada 2017, saat ini telah tersebar sebanyak 54 Rumah BUMN milik BRI di seluruh Indonesia.

Dari awal terbentuk, terjadi pertumbuhan signifikan jumlah UMKM yang mendaftar dari tahun ke tahun.

Sampai per Desember 2023, sebanyak lebih dari 418 ribu UMKM telah terdaftar dengan 12 ribu jumlah pelatihan.

Jumlah ini naik 3 kali lipat dibanding 2019.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menerangkan bahwa program Rumah BUMN ini sangat efektif memberdayakan pengusaha di segmen mikro bahkan lebih kecil lagi sampai dengan level ultra mikro untuk tumbuh dan berkembang.

Apalagi saat ini, BRI telah memiliki Holding Ultra Mikro (UMi) dengan mengintegrasikan proses bisnis Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM), sehingga dapat mempercepat tujuan UMKM naik kelas.

“Kami punya 54 titik Rumah BUMN yang sudah memiliki lebih dari empat ratus ribu anggota.”

“Program seperti ini kami akan perkuat di program yang menjangkau segmen mikro yang lebih bawah lagi, atau yang disebut ultra mikro.”

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Kami bekerja sama dengan PNM dan Pegadaian yang sudah menjadi bagian dari Holding Ultra Mikro.”

“Kita akan per-solid dan permudah serta percepat UMKM mulai dari ultra mikro ke mikro hingga menjadi pelaku usaha yang difasilitasi pinjaman komersial,” ucap Supari.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Melalui Rumah BUMN, UMKM diberdayakan untuk melek teknologi melalui digitalisasi hingga mampu ekspor.

Tercatat, dari total UMKM yang terdaftar, sudah 49.148 UMKM Go Digital, yang 22.648 di antaranya Go Online, serta 872 UMKM di antaranya sudah Go Global.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Adapun sektor yang dibina oleh Rumah BUMN BRI adalah Industri Kreatif seperti fashion, food and beverages, accessories & beauty, home décor & craft sebanyak 89.629 UMKM.

Sisanya sebanyak 328.959 UMKM berasal dari sektor industri lainnya seperti jasa perdagangan, layanan, pertanian, peternakan, Perkebunan, perikanan, dan masih banyak lagi.

Supari menambahkan, program Rumah BUMN ini sejalan dengan upaya menaikkelaskan (graduasi) UMKM demi mencapai 90% inklusi keuangan di Indonesia di masa depan.

Sebab program ini menekankan pada kualitas pelaku usaha melalui literasi. Tercatat sebanyak 2.932 literasi dasar, 4.781 literasi bisnis, dan 4.519 literasi digital telah dilakukan hingga Desember 2023.

“Oleh karena itu kami pastikan inisiatif pemerintah yang menargetkan 90% inklusi harus terjadi di tahun 2024 ini pasti terjadi, karena tahun 2023 lalu inklusi keuangan Indonesia sudah mencapai 87%.”

“Maka dengan keberadaan BRI yang sudah menjadi holding ultra mikro dan memiliki Rumah BUMN akan mempercepat, serta meningkatkan literasi yang pada akhirnya akan mempercepat inklusi,” lanjut Supari.***

Berita Terkait

Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global
KLH Tindak Lanjut Pengawasan di IWIP: Solusi untuk Masa Depan Industri Nikel
Direksi Masih Dapat Insentif, Komisaris BUMN Kini Fokus Awasi Tanpa Bonus
Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing
Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama
Sinergi Bapanas dan Tual Angkat Embal Sebagai Pangan Tradisional Bernilai Ekonomi
Tekanan Global Bukan Penghalang, Waktu Tepat Perkuat Investasi
Dana Asing Kembali Masuk, CSA Index Juni 2025 Cetak Rekor Optimisme

Berita Terkait

Jumat, 15 Agustus 2025 - 06:21 WIB

Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:54 WIB

KLH Tindak Lanjut Pengawasan di IWIP: Solusi untuk Masa Depan Industri Nikel

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:38 WIB

Direksi Masih Dapat Insentif, Komisaris BUMN Kini Fokus Awasi Tanpa Bonus

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB