Mengenal Desa Wawowae, Pemenang Kategori Desa Potensial Wilayah Tengah Program Desa BRILian

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 4 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghargaan Program Desa BRILiaN 2023 bidang SDG's kategori Desa Potensial Wilayah Tengah diraih oleh Desa Wawowae, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dok. BRI)

Penghargaan Program Desa BRILiaN 2023 bidang SDG's kategori Desa Potensial Wilayah Tengah diraih oleh Desa Wawowae, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dok. BRI)

MALUKURAYA.COM – BRI terus berkomitmen mengembangkan perekonomian desa di Indonesia.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Komitmen tersebut dilakukan BRI untuk memberdayakan dan memeratakan pembangunan desa di Indonesia melalui sejumlah potensi atau keunggulan yang dimiliki.

Dalam Program Desa BRILiaN 2023, terdapat penghargaan yang diberikan untuk beberapa kategori, salah satunya adalah penghargaan khusus bidang SDG’s kategori Desa Potensial Wilayah Tengah yang diraih oleh Desa Wawowae, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Desa Wawowae, Kecamatan Bajawa, Leonardus Seso mengaku sangat bersyukur sekaligus bangga karena bisa ikut ambil bagian dalam Program Desa BRIlian.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi dan misi Desa Wawowae, yaitu menciptakan masyarakat desa yang bukan hanya bermartabat, berbudaya, namun juga mandiri sesuai dengan kebutuhan desa.

Desa Wawowae merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bajawa dengan luas wilayah 6,75 km² atau 675 Ha, yang terdiri dari tiga dusun dan sembilan RT.

Leonardus mengatakan, jika ditotal jumlah penduduk di Desa Wawowae ada 1.680 jiwa dan 405 KK.

Mata pencaharian warga Desa Wawowae mayoritas adalah petani. Dari 405 KK hampir semua memiliki lahan yang dimanfaatkan sebagai kebun kopi, tanaman pangan dan hortikultura, dan peternakan.

“Jadi sektor perkebunan (kebun kopi), tanaman pangan dan hortikultura, dan peternakan adalah tiga potensi atau keunggulan yang dimiliki Desa Wawowae,” ujar Leonardus.

Keberhasilan Desa Wawowae dalm mengembangkan potensi desa tidak terlepas dari peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) setempat.

Ketua Bumdes Watuata, Desa Wawowae, Hendrikus Bhaga Lalu menambahkan bahwa sektor perkebunan dipilih sebagai potensi ekonomi desa yang punya peluang besar untuk dikembangkan.

“Melalui forum musyawarah, desa kami sepakat untuk mengembangkan potensi unggulan kebun kopi dengan produk kopi arabika flores bajawa.”

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Ketika masa panen Mei-September, kami dapat menghasilkan 200 ton green beans,” ujar Hendrikus.

Ketika masa panen kopi selesai, masyarakat setempat pun melanjutkan potensi lain, yaitu tanaman pangan dan hortikultura.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Warga setempat merawat tanaman umur pendek, seperti sawi, kol, wortel, dan timun. Juga ada peternakan untuk hewan kecil dan hewan besar.

Pengembangan Potensi Desa Melalui Program Desa BRILian 2023

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Desa Wawowae adalah salah satu desa yang terpilih mengikuti Program Desa BRIlian dan berhasil meraih penghargaan dari BRI sebagai Desa Potensial di Wilayah Tengah.

Selama mengikuti program tersebut, tentunya setiap desa dapat merasakan manfaatnya, mulai dari mendapat pelatihan online gratis, meningkatan kapasitas serta kapabilitas manajemen desa, penyediaan konsultasi, serta kesempatan untuk mendapatkan berbagai penghargaan.

“Selama 11 (sebelas) hari kami mengikuti pelatihan yang diberikan BRI. Kegiatan yang bermanfaat adalah tentang cara memasarkan produk di media sosial dan melalui aplikasi.”

“Kami juga diedukasi mengenai sistem pelaporan keuangan karena selama ini tidak ada teman-teman yang basic-nya keuangan, jadi semua berjalan otodidak.”

“Bagi kami ini adalah pembelajaran yang luar biasa,” kata Edi.

Selain itu, hal yang menggembirakan lagi, produk Kopi Arabika Flores Bajawa (AFB) Fullwash itu di re-branding dari BRI.

Masih ada lagi, berkat usaha dan kerja keras memajukan perekonomian masyarakat, Desa Wawowae menerima apresiasi dari BRI untuk pengembangan sarana dan prasarana pengembangan desa.

“Apresiasi itu akan kami gunakan untuk pengembangan potensi unggulan, dalam hal ini pengembangan mesin untuk pengolahan kopi, seperti mesin sortir, rak jemur, dan lainnya,” ujar Edi.

Dengan adanya Program Desa BRILiaN ini, Edi berharap edukasi dari BRI terus berlanjut di desanya. Dia juga berharap agar BRI dapat menjadi distributor utama untuk produk AFB.

Pada kesempatan terpisah, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menambahkan, Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa yang diinisiasi BRI sebagai bentuk agent of development dalam mengembangkan desa.

Hingga akhir tahun 2023, tercatat terdapat 3.178 desa yang telah mendapatkan pemberdayaan Desa BRILiaN.

“Program Desa BRILiaN ini adalah contoh nyata komitmen BRI sebagai perusahaan BUMN dalam menerapkan economic value dan social value secara bersamaan, sehingga tidak perlu dipertentangkan, dengan kemampuan BRI menavigasi tantangan dengan baik maka tujuan perusahaan dapat tercapai dengan baik,” tegasnya.***

Berita Terkait

Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global
KLH Tindak Lanjut Pengawasan di IWIP: Solusi untuk Masa Depan Industri Nikel
Direksi Masih Dapat Insentif, Komisaris BUMN Kini Fokus Awasi Tanpa Bonus
Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing
Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama
Sinergi Bapanas dan Tual Angkat Embal Sebagai Pangan Tradisional Bernilai Ekonomi
Tekanan Global Bukan Penghalang, Waktu Tepat Perkuat Investasi
Dana Asing Kembali Masuk, CSA Index Juni 2025 Cetak Rekor Optimisme

Berita Terkait

Jumat, 15 Agustus 2025 - 06:21 WIB

Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:54 WIB

KLH Tindak Lanjut Pengawasan di IWIP: Solusi untuk Masa Depan Industri Nikel

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:38 WIB

Direksi Masih Dapat Insentif, Komisaris BUMN Kini Fokus Awasi Tanpa Bonus

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama

Berita Terbaru