Ingin Kesejahteraan Merata, Prabowo Subianto: Jangan Sampai Ada Lansia Masih Narik Becak di Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Facbook.com/@Prabowo Subianto)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Facbook.com/@Prabowo Subianto)

MALUKURAYA.COM – Menteri Pertahanan yang juga Calon Presiden Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto menyatakan kesejahteraan di Indonesia harus merata.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam kesempatannya berpidato dalam acara Dialog Publik Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/11/2023).

Prabowo menceritakan saat dirinya tanya jawab dengan Dubes Jepang di sebuah forum di mana Prabowo mendapat pertanyaan soal perdagangan global.

Dan ia menjawab pertanyaan itu dengan harus adanya level playing field yang setara dan adil antar negara.

“Dan saya cerita [kepada Dubes Jepang] saya lihat dengan mata saya sendiri, ada seorang bapak-bapak usia 70 tahun masih narik becak.”

Baca artikel lainnya di sini: Sepakat dengan Cak Imin Soal Pemilu, Prabowo Subianto: Dapat Kawan Baru, Jangan Dilupakan Kawan Lama

“Saya tanya do you know what the becak is? 70 tahun narik becak, luar biasa, saya mau nangis,” ujar Prabowo.

“Tidak boleh di negara merdeka sekian puluh tahun rakyat kita harus narik becak 70 tahun, tidak boleh.” lanjutnya.

“Malu, malu. Saya sebagai mantan jenderal malu. Saya sampaikan ke duta besar Jepang.” kata Prabowo.

Untuk itu, Prabowo berikrar akan cita-citanya jika ditakdirkan terpilih menjadi Presiden RI ke-8 ingin rakyat Indonesia dapat hidup sejahtera.

Salah satu untuk mencapainya adalah dengan kebijakan hilirisasi untuk bisa memproduksi bahan mentah di Indonesia agar tercipta lapangan kerja dan kesejahteraan untuk rakyat.

“Saya sampaikan ke Dubes Jepang, saya hormat kagum sama Jepang, tapi maaf, kita tidak bisa jual murah gelondongan,” tuturnya.***

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Berita Terkait

Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global
KLH Tindak Lanjut Pengawasan di IWIP: Solusi untuk Masa Depan Industri Nikel
Direksi Masih Dapat Insentif, Komisaris BUMN Kini Fokus Awasi Tanpa Bonus
Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing
Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama
Sinergi Bapanas dan Tual Angkat Embal Sebagai Pangan Tradisional Bernilai Ekonomi
Tekanan Global Bukan Penghalang, Waktu Tepat Perkuat Investasi
Dana Asing Kembali Masuk, CSA Index Juni 2025 Cetak Rekor Optimisme

Berita Terkait

Jumat, 15 Agustus 2025 - 06:21 WIB

Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:54 WIB

KLH Tindak Lanjut Pengawasan di IWIP: Solusi untuk Masa Depan Industri Nikel

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:38 WIB

Direksi Masih Dapat Insentif, Komisaris BUMN Kini Fokus Awasi Tanpa Bonus

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama

Berita Terbaru