Kendalikan Harga Beras, Pemkot Pasuruan Bersama Bulog Lakukan Operasi Pasar

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 13 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Pasuruan Bersama Bulog Lakukan Operasi Pasar. (Dok. Pasuruankota.go.id)

Pemkot Pasuruan Bersama Bulog Lakukan Operasi Pasar. (Dok. Pasuruankota.go.id)

INDONESIARAYA.CO.ID – Pemerintah Kota Pasuruan bersama Bulog melakukan operasi pasar di Kota Pasuruan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Hal ini dilakukan untuk menekan harga beras di pasar yang mencapai Rp.12.000,- per Kg.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengatakan operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras saat ini.

“Karena, harga beras di Kota Pasuruan sekarang mencapai Rp 12.000, dan pasar murah ini agar menekan harga beras tersebut harapanya bisa mencapai Rp. 9.450,-.karena harga eceran tertinggi (HET) untuk beras medium yaitu Rp9.450 per kg, “ ujar Yanuar

Sebanyak 11 (sebelas) Ton beras di distribusikan di Tiga Pasar Kota Pasuruan, yakni sebanyak 4 (empat) ton di Pasar Besar Pasuruan, Tiga (tiga) Ton Pasar Kebonagung, dan Tiga Ton Pasar Karangketuq. Beras yang di jual dengan harga murah ini, merupakan beras medium.

Total keseluruhan beras yang disalurkan adalah 11 ton.

Menurut kepala Bulog Cabang Malang, Siane Dwi Agustina, beras ini akan dijual dengan harga Rp. 47.000,- per 5 kg.

Dan hanya pedagang pasar yang boleh membeli beras ini.

“Nanti, setiap pedagang yang menjual beras ini, ada spanduknya.”

“Ini kita lakukan untuk menstabilakn harga beras di pasaran,” jelasnya.***

Berita Terkait

Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global
KLH Tindak Lanjut Pengawasan di IWIP: Solusi untuk Masa Depan Industri Nikel
Direksi Masih Dapat Insentif, Komisaris BUMN Kini Fokus Awasi Tanpa Bonus
Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing
Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama
Sinergi Bapanas dan Tual Angkat Embal Sebagai Pangan Tradisional Bernilai Ekonomi
Tekanan Global Bukan Penghalang, Waktu Tepat Perkuat Investasi
Dana Asing Kembali Masuk, CSA Index Juni 2025 Cetak Rekor Optimisme

Berita Terkait

Jumat, 15 Agustus 2025 - 06:21 WIB

Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:54 WIB

KLH Tindak Lanjut Pengawasan di IWIP: Solusi untuk Masa Depan Industri Nikel

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:38 WIB

Direksi Masih Dapat Insentif, Komisaris BUMN Kini Fokus Awasi Tanpa Bonus

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:20 WIB

Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama

Berita Terbaru