Shanghai Electric Tercantum dalam Jajaran Lima Besar dalam Peringkat Desalinasi Global

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

Teknologi ganda "termal + membran" menjadi yang terdepan dalam solusi pengolahan air ramah lingkungan, serta tolok ukur untuk implementasi proyek

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

SHANGHAI, 1 Januari, 2026 /PRNewswire/ — Shanghai Electric (SEHK: 2727, SSE: 601727) kini menempati peringkat kelima dunia berdasarkan kapasitas proyek desalinasi air laut yang baru dibangun pada periode 2024–2025. Posisi Shanghai Electric ini meningkat empat peringkat dari daftar sebelumnya. Daftar ini disusun dengan statistik terbaru dari International Desalination and Reuse Association (IDRA) dan Global Water Intelligence (GWI).


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi kapasitas proyek secara kumulatif dalam 10 tahun terakhir (2016–2025), Shanghai Electric berada di peringkat kedelapan dunia, meningkat tiga posisi dari daftar sebelumnya. IDRA merupakan lembaga nirlaba global yang menghubungkan komunitas desalinasi dan daur ulang air sejak 1973, sedangkan GWI merupakan penyedia layanan analisis pasar terkemuka untuk industri pengolahan air global selama lebih dari 20 tahun.

Menurut juru bicara Shanghai Electric, kenaikan peringkat tersebut mencerminkan pengakuan internasional atas keahlian desalinasi dan kemampuan Shanghai Electric dalam melaksanakan proyek. Pencapaian ini terwujud berkat pengembangan berkelanjutan pada teknologi berbasiskan termal dan membran selama lebih dari 10 tahun. Ke depan, Shanghai Electric selalu berkomitmen menyediakan solusi desalinasi yang ramah lingkungan, berkinerja tinggi, dan hemat biaya demi mengatasi kelangkaan air di dunia.

Shanghai Electric merupakan salah satu dari beberapa perusahaan global yang menguasai dua teknologi desalinasi utama: multi-effect distillation (MED) berbasiskan termal dan reverse osmosis (RO) berbasiskan membran. Dengan demikian, Shanghai Electric menyediakan solusi lengkap dengan teknologi ganda. Keahlian desalinasi air laut Shanghai Electric kini melampaui pasokan air mandiri dan mendukung berbagai aplikasi industri.

Dengan mengintegrasikan waste heat recovery dan memanfaatkan sumber daya secara inovatif, Shanghai Electric menghadirkan solusi desalinasi yang komprehensif, hemat energi, dan berkapasitas besar. Sistem yang dirancang khusus ini menjaga stabilitas pasokan air tawar berkualitas tinggi bagi industri penting di wilayah pesisir, seperti pembangkit listrik, baja, dan kimia.

Selama bertahun-tahun, Shanghai Electric telah meraih pengakuan global atas keandalan teknis, kemampuan pelaksanaan proyek, dan kekuatan merek internasional. Kenaikan peringkat yang signifikan ini didukung oleh solusi teknologi menyeluruh di seluruh spektrum desalinasi serta rekam jejak yang telah teruji dalam menyelesaikan proyek-proyek besar di dalam dan luar negeri, antara lain:

  • Proyek petrokimia Hengyi PMB di Brunei, proyek percontohan dengan kapasitas 3×12.500 ton per hari. Proyek ini mengadopsi teknologi gabungan pertama di dunia, melibatkan low-temperature multi-effect distillation (LT-MED) dan hot water flash evaporation dengan hak kekayaan intelektual yang dimiliki secara independen.
  • Proyek Desalinasi Waste-Heat Zhejiang Petroleum & Chemical Co., Ltd., merupakan proyek EPC desalinasi termal terbesar Shanghai Electric di Tiongkok, memiliki kapasitas gabungan 305.000 ton per hari pada tahap pertama dan kedua, serta menggunakan teknologi forward multi-effect distillation (F-MED) yang memakai waste heat industri.
  • Proyek Desalinasi Hibrida Termal–Membran Yulong Petrochemical di Yantai, berkapasitas 160.000 ton per hari, menggunakan teknologi hibrida F-MED-RO yang mengintegrasikan proses termal dan membran. Dengan metode "cascaded use" untuk mengembalikan dan menggunakan waste heat industri bersuhu rendah, proyek ini menghasilkan air yang ramah lingkungan, rendah karbon, dan hemat sumber daya. Proyek ini merupakan proyek desalinasi air laut hibrida termal–membran terbesar di dunia.

Ke depan, Shanghai Electric akan terus memanfaatkan portofolio teknologi yang komprehensif dan pengalaman proyek global untuk menyediakan solusi pengolahan air berkelanjutan yang lebih lestari, lebih ekonomis, dan lebih andal bagi para pelanggan di seluruh dunia. Shanghai Electric tetap berkomitmen menjawab tantangan kelangkaan air global dengan terus menghadirkan "kearifan Tiongkok" dan "solusi Shanghai Electric."

Informasi selengkapnya: https://www.shanghai-electric.com/group_en/.

 

 

Berita Terkait

BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™
Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker
Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?

Berita Terbaru