MALUKURAYA.COM – Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mendorong kesempatan bagi perempuan untuk lebih banyak mendapatkan kesetaraan di bidang pendidikan.
Hal tersebut diutarakan oleh Prabowo saat menjawab pertanyaan capres nomor urut 1 Anies Baswedan, yang menanyakan upaya pemberdayaan perempuan jika mendapat amanah dari rakyat untuk memimpin Indonesia.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Gibran Dapat Kantor di Papua! PDI Perjuangan: Jangan Jadi Influencer!

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peran perempuan sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa.”
“Fokus kepada pendidikan, saya ingin membangun sekolah-sekolah unggul terpadu di setiap kabupaten,” papar Prabowo di arena debat capres kelima oleh KPU RI di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (4/2).
“Kaum perempuan harus diberi suatu kesempatan yang sama dengan laki-laki,” tambah dia.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Subianto Secara Prinsip Telah Menyetujui Penyederhanaan Regulasi Pupuk Subsidi
Prabowo Subiato Sebut Kebutuhan Rumah yang Terjangkau Tak Usah Diseminarkan, Rakyat Butuh Segera
Bertemu dengan Raja Charles III, dan PM Inggris Keir Starmer, Termasuk Agenda Prabowo di Inggris
Baca artikel lainnya, di sini: Antisipasi Potensi Kecurangan, Capres Prabowo Subianto Ajak Masyarakat untuk Kawal Proses Pemilu 2024
Prabowo mengungkapkan, kepeduliannya dalam pemberdayaan perempuan terutama pada pendidikan sudah dirintis olehnya, contohnya adalah pembukaan program S1 Universitas Pertahanan (Unhan) RI di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
“Ini sudah saya rintis di Unhan, program S1 yang kami buka 10 prodi di bidang STEM. Ternyata, proporsi (mahasiswa S1 Unhan) sangat besar juga,” jelas Prabowo.
Lihat konten video lainnya, di sini: Survei LSI Denny JA Sebut Mayoritas Pemilih Semua Calon Presiden Ingin Pilpres Satu Putaran
Baca Juga:
Prabowo Ucapkan Terima Kasih Tim Nasional Luar Biasa Usai Sukses Bobol Pertahanan Arab Saudi
Harus Tepat Sasaran dan Terukur, Semua Kementerian/Lembaga Agar Segera Eksekusi Makan Bergizi Gratis
Ia melanjutkan, program vokasi yang dibangun olehnya di Politeknik Pertahanan di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) justru porsi mahasiswa lebih banyak dari perempuan.
“Ternyata proporsi perempuan sangat besar juga di Politeknik vokasi di Atambua yang kita buka, justru (mahasiswa) perempuan lebih besar dari laki-laki,” ungkap Prabowo.
“Jadi, memang benar ini kita harus memberikan kesempatan (untuk perempuan), terutama melalui pendidikan,” imbuhnya.
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Sumateraekspres.com dan Kalimantanraya.com.***
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.















