Menengok Klaster Usaha Binaan BRI, Manfaatkan Hama Eceng Gondok Jadi Anyaman Bernilai Tinggi

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 17 Februari 2024 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klaster Usaha Rumah Anyamandiri. (Dok. BRI)

Klaster Usaha Rumah Anyamandiri. (Dok. BRI)

MALUKURAYA.COM – Setiap perjuangan perlu diapresiasi, termasuk dalam membuat masyarakat sekitar hidup berdikari.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Inilah yang terjadi pada Elsa Padidi.

Wanita ini sukses mengembangkan usaha kriya bersama masyarakat di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Poros Telkomas Lr. 1 RT.005/RW.004 Kecamatan Biringkanaya Makassar, Sulawesi Selatan.

Berkat kegigihannya dalam berbisnis, Elsa tidak hanya mampu menjadi sosok perempuan yang tangguh, namun juga menggerakkan perempuan-perempuan di desanya berdikari lewat Klaster Usaha Rumah Anyamandiri.

“Nama Rumah Anyamandiri merepresentasikan para perajin anyaman yang diharapkan suatu saat dapat menjadi pengrajin yang berdikari.”

“Logo berupa gambar bunga eceng gondok yang indah, keindahannya menginspirasi penganyam, agar dapat menghasilkan sesuatu yang indah dari tangkai eceng melalui kreasi tangan orang-orang kreatif,” jelas Elsa.

Diakuinya, Eceng gondok sangat berlimpah di Makassar, tanaman ini bahkan kerap menjadi hama.

Ia kemudian berpikir bagaimana caranya mengubah eceng gondok ini agar lebih bernilai sekaligus memberdayakan ibu rumah tangga di sekitar.

Di Rumah Anyamandiri inilah, tumbuhan eceng gondok yang dianggap hama bisa menjadi suatu kerajinan yang bernilai dan dapat menunjang ekonomi rumah tangga.

Elsa menambahkan, Ia bersama kelompoknya telah mengikuti pelatihan pemanfaatan bahan menjadi bernilai rupiah yang diadakan oleh PKK Kecamatan Biringkanaya Makassar.

Selain itu, Elsa juga pernah mengikuti pelatihan kriya di Yogyakarta dan membagikan ilmunya ke tetangga dan ibu-ibu rumah tangga di Makassar.

Berkembang Berkat Program Klasterkuhidupku BRI
Pada 2017 Elsa bersama masyarakat sekitar membentuk kelompok usaha kriya bernama Rumah Anyamandiri.

Di tahun 2019, Klaster Usaha Rumah Anyamandiri ikut bergabung dalam Program Klasterku Hidupku dari BRI.

Program tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Lewat berbagai kegiatan pendampingan yang tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga berbagai pelatihan dan pemberdayaan lainnya, Klaster Usaha Rumah Anyamandiri kini kian sukses mengembangkan produk usaha kriyanya.

“Kami mendapatkan banyak fasilitas dari BRI. Hampir semua pengrajin telah memanfaatkan fasilitas KUR.”

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Kami juga difasilitasi berbagai bantuan sarana dan prasarana dari BRI pada 2023 kemarin, untuk merenovasi Gallery Shop.”

“Kami juga difasilitasi memasarkan produk usaha binaan dan klaster lewat marketplace Localoka dan benar-benar mendapatkan banyak bantuan baik dari BRI,” tutur Elsa.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Kini Klaster Usaha Rumah Anyamandiri sudah memiliki 20 pengrajin aktif, yang terdiri dari 10 orang produksi anyaman, sementara sisanya berperan juga sebagai pengepul bahan baku.

“Daerah kami berada di batas kota Makassar dan sebagian besar para suami atau laki-laki di desa kami berprofesi sebagai petani dan tukang ojek keliling.”

“Dengan adanya klaster usaha Rumah Anyamandiri, ibu rumah tangga jadi memiliki penghasilan tambahan bagi keluarga hingga menggerakkan perekonomian desa,” jelasnya.

Produk-produk yang sudah dihasilkan oleh pengrajin antara lain, keranjang, tikar, kemudian merambah ke tas, tempat tisu, tempat sampah, keranjang cucian, hingga sandal.

Hingga pada 2019 pemasaran produk Kelompok Rumah Anyamandiri telah bermitra dengan beberapa hotel di Makassar.

Selain itu dipasarkan juga seperti ke Jakarta hingga Papua.

Untuk semakin memperluas pemasaran, sampel produk Rumah Anyamandiri juga dikirim ke beberapa negara, seperti Mesir, Vietnam, Afrika Selatan, Malaysia dan Singapura.

Dengan kapasitas produksi seperti itu, omzet Rumah Anyamandiri kini mencapai sekitar Rp35 juta per bulan.

“Saya tetap fokus ingin membawa produk kami bisa dipasarkan ke luar negeri.”

” Semoga dengan adanya bantuan dan pendampingan dari BRI, harapan tersebut bisa terwujud.”

“Kami juga berharap BRI sering memberikan pelatihan bagi kami, baik di luar Makassar maupun di luar negeri, sehingga para perajin Rumah Anyamandiri semakin berdaya dan bisa menghasilkan produk yang lebih baik dan berkualitas lagi,” pungkas Elsa.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa BRI memiliki komitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM lewat program Klasterkuhidupku.

Hingga nantinya, UMKM yang tumbuh dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha di daerah lain.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya dengan memberikan modal usaha, tetapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya, sehingga UMKM dapat tumbuh dan berkembang,” jelas Supari.***

Berita Terkait

Bapanas Gencarkan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan untuk Dukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Agar Aktivitas Ekonomi Masyarakat Bergerak, Ruang-ruang Kegiatan Ekonomi Baru Harus Diciptakan
Menko Airlangga Hartarto Angkat Potensi Kerja Sama Giant Sea Wall Saat Bertemu Wakil PM Belanda
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi Minta Bulog Serap Sebanyak-banyaknya Produksi Dalam Negeri
Naik Signifikan Akibat Pemilu dan Bantuan Sembako Pangan, Pemerintah Sudah Belanja Rp 427,6 Triliun
Dorong Transisi Energi, Menkeu Sri Mulyani Indrawati Jajaki Kerja Sama dengan European Commission
Mudah dan Praktis, Nasabah Bisa Bayar Zakat dan Sedekah Lewat BRImo
796 Ribu AgenBRILink Siap Layani Kebutuhan Perbankan Masyarakat Selama Libur Lebaran
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:04 WIB

Kasus Kerja Sama PT Telkom dengan PT Telemedia Onyx Pratama, KPK Periksa Menteri Sakti Wahyu Trenggono

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:49 WIB

Terkait Kasus Dugaan Asusila, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari Terima Keputusan Diberhentikan DKPP

Rabu, 26 Juni 2024 - 15:06 WIB

Terkait Jumlah Kuota Haji, Kementerian Agama Dituding Langgar kesepakatan dalam Rapat Kerja dengan DPR

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:13 WIB

Tampung Yatim Piatu Palestina di Ponpes Jatim, Prabowo Subianto Laporkan Inisiatif Khofifah ke Jokowi

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:45 WIB

Disambut oleh Sejumlah Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan, Prabowo Subianto Saat Tiba di Yordania

Kamis, 6 Juni 2024 - 16:03 WIB

Pemerintah Terus Pantau Harga Pangan Demi Jaga Inflasi Nasional dalam Kondisi Tetap Terkendali

Minggu, 2 Juni 2024 - 08:29 WIB

Prabowo Subianto Kembali Imbau Tiongkok dan AS Soal Kebijaksanaan sebagai Bangsa Besar Dunia

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:08 WIB

Dikenai Penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang, Berikut Daftar 6 Tersangka yang Terjerat Kasus Korupsi Timah

Berita Terbaru