MALUKURAYA.COM – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto secara resmi membuka penyelenggaraan the 17th ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu 15 November 2023.
Dalam sambutannya, Prabowo Subianto menyoroti bagaimana Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perlu mengambil lebih banyak tindakan.
Terutama dalam mencegah dan merespons sejumlah konflik yang tengah terjadi saat ini, salah satunya krisis kemanusiaan di Palestina.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Indonesia–AS Sepakat Turunkan Tarif & Tingkatkan Perdagangan Energi dan Boeing
Kesepakatan Dagang AS–Indonesia: Ekspor Tembaga & Boeing Jadi Komoditas Utama
Gibran Dapat Kantor di Papua! PDI Perjuangan: Jangan Jadi Influencer!

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami juga menyoroti kebutuhan mendesak bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil lebih banyak tindakan untuk mencegah konflik semacam itu terjadi lagi,” jelas Prabowo Subianto.
Ia kemudian menyerukan agar semua pihak dapat terlibat aktif dalam upaya meningkatkan stabilitas keamanan dan pertahanan di kawasan serta global.
Baca artikel lainnya di sini : Kuliah Full Beasiswa, Prabowo Subianto Banggakan Kadet Universitas Pertahanan di Gala Dinner ADMM Plus
Baca Juga:
Dunia Panas! Putin–Macron Geruduk Isu Iran–Israel dan Nuklir AS
“Menambah seruan kita bersama, untuk meningkatkan upaya kita dalam menjaga stabilitas dan perdamaian regional dan global,” sambungnya.
Selaras dengan harapan terciptanya perdamaian, Prabowo Subianto melihat pertemuan ADMM ini dapat menjadi salah satu forum penting untuk mewujudkan harapan itu.
“Saat ini kita menghadapi berbagai macam tantangan keamanan, yang mencakup masalah tradisional dan masalah non-tradisional yang sedang berkembang,” kata Prabowo Subianto.
“Sebagai platform utama bagi para Menteri Pertahanan di ASEAN, ADMM, oleh karena itu, memiliki peran yang sangat signifikan.”
Baca Juga:
Soeharto Berpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini, Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR
Danantara Hadir di Waktu yang Tepat, Jangan Hanya Bersandar kepada Kekuatan Ekonomi Eksternal
“Dalam mengatasi tantangan keamanan ini melalui dialog pertukaran gagasan yang bermakna.”
“Dan menjalin kemitraan dengan prinsip-prinsip saling percaya, transparansi, dan kolaborasi,” jelasnya.
Dengan demikian, ADMM, menurut Prabowo, dapat menjadi katalisator dan menjadi sarana bagi para menteri pertahanan ASEAN untuk duduk bersama, melakukan dialog yang konstruktif dan mencari solusi inovatif.***
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.














